Inovasi bisnis ini menunjukkan keinginan untuk membangun bisnis berkelanjutan
Usaha bisnis pengemasan minyak goreng adalah usaha turunan dari pabrik olein. Nantinya akan disiapkan produk minyak goreng dengan merek khas Siak guna memenuhi kebutuhan anggota dan masyarakat siak.
Perizinan pabrik sudah disetujui pemerintah dan siap dimulai pada Desember 2024. Kapasitas mesin di design mampu menampung 20 ton TBS per hari dan menghasilkan CPO hingga 4 ton per hari dengan produk akhir berupa minyak goreng sekitar 3,8 ton per hari.
Koperasi memiliki anggota peternak mencapai 60 KK dengan populasi sapi mencapai 400 ekor. Memiliki kendang dengan kapasitas 80 ekor, akan dikembangkan usaha pendukung seperti lidi sawit, pakan, dan pupuk.
Telah menyiapkan lahan kelapa sawit organic guna mendukung pengembangan industri kosmetika berbasis kelapa sawit. Industri ini dimulai setelah pabrik mini kelapa sawit olein nantinya beroperasi. Industri ini akan menghasilkan Sabun Mandi Cair, Sabun Mandi Batangan, Hand Sanitizer, Sabun Cuci Piring hingga Face Oil dan lain-lain.
Wisata edukasi kelapa sawit yang terintegrasi dengan peternakan dan lainnya menjadi impian anggota. Hal ini akan diwujudkan setelah rangkaian kegiatan dan unit bisnis terbentuk dan berjalan dengan baik sesuai business plan yang disiapkan. Kehadiran wisata edukasi akan memperkaya kawasan wisata di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Koperasi Tunas Muda merupakan koperasi produsen yang telah berdiri sejak tahun 1990 yang memiliki tujuan untuk menjadi koperasi tangguh dengan berprinsip berusaha yang terbaik.